Sintang "Tidur Terlelap", Jalan Longsor di Nanga Tempunak Menuju Petaka bagi Warga
SINTANG – RDJ
Seolah menutup mata terhadap ancaman nyawa warganya, Pemerintah Kabupaten Sintang hingga detik ini belum memberikan tindakan nyata terhadap bencana tanah longsor yang memutus urat nadi ekonomi di Dusun Pintas Bersemi, Desa Nanga Tempunak, Kecamatan Tempunak.
Sudah berbulan-bulan kondisi jalan di perbatasan RT 05 dan RT 06 tersebut dibiarkan merana tanpa ada sentuhan perbaikan. Puncaknya, hari ini longsor susulan kembali terjadi untuk kedua kalinya, memperparah kondisi jalan yang kini nyaris tidak bisa dilalui dan menciptakan teror ketakutan bagi warga sekitar.
Jeritan Warga: "Viralkan Saja Bang, Kami Takut Tertimbun"
Kekecewaan mendalam nampak jelas di wajah para pengguna jalan. Di sela-sela keputusasaan memantau kondisi lapangan, salah satu warga menyampaikan permohonan yang mengiris hati namun bernada protes keras.
"Viralkan saja jalan ini, Bang. Kasihan kami mau lewat saja susah setengah mati. Yang kami takutkan bukan cuma jalan putus, tapi rumah-rumah kami ini bisa ikut terbawa longsor kalau dibiarkan terus begini," keluh warga dengan nada gemetar namun tegas.
Pernyataan ini adalah tamparan keras bagi pemangku kebijakan di Kabupaten Sintang. Warga merasa ditinggalkan dan dipaksa bertaruh nyawa setiap kali melintasi jalur tersebut.
Pemerintah Sintang Diminta Jangan Tunggu Korban Jiwa
Kejadian longsor kedua hari ini adalah sinyal bahaya (alarm) yang seharusnya membangunkan Dinas terkait dari "tidur panjangnya". Membiarkan infrastruktur vital rusak berbulan-bulan tanpa solusi permanen bukan hanya bentuk kelalaian administratif, tetapi juga pengabaian terhadap keselamatan rakyat.
Masyarakat Nanga Tempunak kini menagih janji dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sintang. Jangan sampai anggaran daerah hanya habis untuk retorika, sementara rakyat di pelosok harus dihantui rasa takut rumah mereka ambruk ditelan bumi setiap kali hujan turun.
Sudah saatnya Bupati dan jajaran terkait turun langsung. Jangan tunggu ada korban jiwa baru sibuk datang membawa bantuan dan kamera. Warga tidak butuh simpati, warga butuh aksi nyata perbaikan jalan sekarang juga!
Penulis: [Nama Anda/Media Anda]
Lokasi: Dusun Pintas Bersemi, Desa Nanga Tempunak


Tidak ada komentar