Breaking News

Korwil dan Penilik Picung Absen di Workshop PAUD, Muncul Sorotan di Tengah Isu Dugaan Pemotongan BOP


Pandeglang, Radar Jakarta

Kegiatan Workshop Tata Kelola Satuan Pendidikan PAUD Kabupaten Pandeglang Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (12/02/2026) di Kantor PGRI Kecamatan Picung menjadi sorotan. Pasalnya, Korwil Pendidikan dan Penilik PAUD Kecamatan Picung diduga tidak menghadiri kegiatan tersebut, meski acara berlangsung di wilayah kerjanya sendiri.


Workshop tersebut diikuti guru PAUD dan TK dari enam kecamatan, yakni Picung, Bojong, Cikeusik, Sindangresmi, Munjul, dan Angsana. Kegiatan itu turut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang serta sejumlah penilik dari kecamatan lain.


Namun, berdasarkan pantauan dan keterangan beberapa peserta, Korwil dan Penilik PAUD Kecamatan Picung tidak terlihat dalam forum tersebut.


“Kegiatan ini membahas tata kelola satuan pendidikan, seharusnya pihak Penilik kecamatan hadir untuk memberikan penguatan dan klarifikasi jika ada persoalan di lapangan,” ujar salah satu peserta yang meminta identitasnya dirahasiakan.


Ketidakhadiran tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah mencuatnya dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD sebesar 3 persen pada setiap pencairan di wilayah Kecamatan Picung.


Sejumlah guru sebelumnya mengeluhkan adanya potongan dana BOP yang disebut dilakukan berulang kali dan tanpa disertai dasar hukum maupun surat resmi. Dana BOP sendiri merupakan anggaran pemerintah yang diperuntukkan sepenuhnya bagi operasional satuan pendidikan dan peningkatan mutu layanan anak usia dini.


Workshop yang mengangkat tema tata kelola satuan pendidikan itu dinilai menjadi momentum strategis untuk meluruskan berbagai isu, termasuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana BOP. Namun, absennya pejabat pendidikan di tingkat kecamatan justru memunculkan tanda tanya.


“Kalau memang tidak ada persoalan, mestinya bisa dijelaskan secara terbuka dalam forum seperti ini,” tambah salah satu guru peserta workshop.


Sementara itu, Kabid PNF Kabupaten Pandeglang terlihat hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Beberapa penilik dari kecamatan lain juga aktif dalam sesi diskusi dan pemaparan materi.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Korwil Pendidikan maupun Penilik PAUD Kecamatan Picung terkait ketidakhadiran mereka dalam workshop tersebut maupun mengenai dugaan pemotongan dana BOP.


Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang diharapkan segera memberikan klarifikasi guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Penulis :Dienz

Tidak ada komentar