Paving Beda Ketebalan, Proyek Jalan Desa Cimoyan Baru 15 Meter Saat Dimonev
Pandeglang, RJ
Pembangunan jalan lingkungan di Desa Cimoyan tampaknya tidak hanya menawarkan manfaat, tetapi juga sensasi. Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cimoyan menyiapkan paving block dengan dua ketebalan berbeda, seolah konsep pembangunan kali ini mengusung tema variasi bebas tanpa batas.
Yang tak kalah menarik, Kepala Desa Cimoyan Oni Badroni mengaku tidak mengetahui adanya dua ukuran ketebalan paving block tersebut. Pengakuan ini memunculkan tanda tanya di kalangan warga, apakah pengawasan proyek dilakukan secara langsung atau hanya sebatas laporan administrasi.
“Kalau paving beda ketebalan, mungkin biar jalannya tidak monoton. Ada sensasi naik-turun,” sindir salah seorang warga yang minta namanya tidak disebut dalam berita, Senin (29/1/26).
Padahal, bila merujuk pada aturan pemasangan paving block jalan lingkungan, ketebalan material seharusnya disesuaikan dengan fungsi dan beban jalan serta digunakan secara seragam, bukan dicampur aduk seperti sisa material yang kebetulan tersedia.
Kejanggalan semakin terlihat saat dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh Tim Monev Kecamatan yang dipimpin oleh Bagus Mulyono Plt Sekretaris Camat Patia, didampingi Emprit Supriatna, PLD Andi dan Oji PD Kecamatan Patia tak ketinggalan dihadiri Oni Badroni Kepala Desa Cimoyan.
Dalam monev tersebut, diketahui bahwa pekerjaan belum selesai dikerjakan. Dari total volume pekerjaan 88 x 1,2 meter, realisasi di lapangan baru sekitar 15 x 1,2 meter. Dengan progres yang masih jauh dari target, warga menilai proyek ini lebih cepat menghadirkan polemik ketimbang hasil. Bahkan ada yang menyebut, jalan lingkungan ini berpotensi lebih dikenal karena ketebalan paving-nya daripada panjang jalannya.
Adapun keterangan dalam papan informasi kegiatan sebagai berikut:
Nama Kegiatan: Pembangunan Paving Block, Volume: 88 x 1,2 meter, Anggaran: Rp 30.500.000,-
Lokasi: Kampung Saputra, Desa Cimoyan Kecamatan Patia
Sumber Dana: APBDes Tahun Anggaran 2025 Pelaksana: TPK Desa Cimoyan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak TPK Desa Cimoyan belum memberikan klarifikasi resmi terkait perbedaan ketebalan paving maupun lambannya progres pekerjaan. Warga berharap pembangunan desa ke depan tidak hanya sekadar tercatat di papan proyek, tetapi juga terpasang rapi di lapangan sesuai aturan.
*(Wan'Dienz).

Tidak ada komentar