Lebih Dekat dengan Pengusaha Tambang Asal Jeneponto Haji Baharuddin.
Makassar, Radar Jakarta News.com.
Bisnis dunia usaha pertambangan di era Reformasi saat ini makin meningkat jumlahnya.
Sebut saja, Haji Baharuddin, "Pengusaha Tambang" asal Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Belum lama ini ia mengadakan kunjungan ke Tokyo, Jepang.
Pengusaha yang terbilang cukup sukses dan ramah ini memboyong seluruh keluarga beliau (istri, anak, dan mantu) ke negara Sakura tersebut.
Ditemui di kediamannya pada Minggu, 19 Januari 2026 jelang magrib, dengan ramah menerima kami berdua (jurnalis online).
"Di mana titik lokasi usaha tambangnya pak Haji?" Ia pun menjawab, ada di Bili - Bili, Kabupaten Gowa, Sulsel, dan ada di Kabupaten Sidrap juga wilayah Provinsi Sulsel.
"Silahkan berhubungan dengan orang kepercayaan saya. pak Ramli," pintanya.
"Ramli itu sahabat saya sejak lama, bukan anak ataupun keluarga tapi orang kepercayaan saya," tambah pengusaha asal keturunan Kabupaten Wajo, Sulsel, dan beristri perempuan asal Kabupaten Sidrap, Sulsel ini.
Dia mengatakan, saat ini izin usaha pertambangan semakin sulit, terlalu banyak aturannya.
" Tidak seperti lalu, izinnya agak mudah dan tidak berbelit - belit," jelasnya.
Ia pun menanyakan kepada kami," jam berapa sekarang?" Jam 18:03 pak Haji jawabku.
Untuk diketahui, pengusaha H. Baharuddin taat menjalankan ibadah sholat lima waktu di Masjid dekat kediamannya.
"Pak Haji Baharuddin orangnya rajin ke sini (masjid) setiap saat untuk sholat lima waktu," kata salah seorang pengurus masjid di halaman parkir, kepada RADAR JAKARTA News.com, Minggu (18/1/2026) usai sholat ashar.
Reporter: Andi Razak BW/redaksi.

Tidak ada komentar