Kepala Puskesmas dan Camat Pagelaran Jenguk Ojek Korban Begal Penumpang
Pandeglang, RJ
Kepala UPT Puskesmas Pagelaran H. Asep Saepullah, SST., SKM dan Drs. M Asep Saefudin Camat Pagelaran menjenguk Tiarudin (41) warga Kampung Tarogong Desa Margasana Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten yang menjadi korban begal oleh penumpang dan mengalami luka berat pada bagian leher.
Diketahui, dugaan pencurian dan kekerasan yang dialami oleh korban (Tiarudin) terjadi pada Sabtu tanggal 27 Desember 2025 sekitar Pukul 01.25 Wib yang dilakukan oleh pelaku berinisial YN di Kampung Cimenteng Desa Tamanjaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang dan mendapat pelayanan medis di RSU Banten dan pada Kamis (1/1/26) diperbolehkan pulang ke kediamannya.
Mengetahui hal tersebut, Kepala Puskesmas Pagelaran dan Camat Pagelaran langsung menjenguk korban pencurian dan kekerasan yang disambut haru oleh keluarga yang diwakili oleh Kepala Desa Margasana.
"Atas nama keluarga Tiarudin dan Kepala Desa Margasana saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan perhatian dari Pak Asep Saefudin sebagai Camat Pagelaran dan juga kepada Pak Asep Saepullah sebagai Kepala Puskesmas Pagelaran yang telah menyempatkan waktu menjenguk saudara Tiarudin" ungkap H Adi Saifullah Kepala Desa Margasana yang akrab disapa Jaro Adi Abang, Jumat (2/1/26).
Terpisah, H. Asep Saefullah, S ST., SKM Kepala UPT Puskesmas Pagelaran mengatakan kondisi korban aksi pencurian dan kekerasan dalam kondisi kesehatan yang membaik.
"Alhamdulillah kondisi saudara Tiarudin yang menjadi korban pencurian dan kekerasan sudah ada perbaikan. Saya dengan Pak Camat Pagelaran berkunjung ke rumah nya didampingi oleh H Adi Saifullah Kepala Desa Margasana untuk memberikan support dan semangatnya" jelas H Asep Saepullah ke media.
Selanjutnya, Asep menuturkan karena tindakan nya operasi maka agar lebih bagus agar kontrol kembali ke RSU Banten kembali.
"Untuk penanganan selanjutnya, saudara Tiarudin harus kontrol kembali ke RSU Banten. Alhamdulillah sekarang kondisi Tiarudin sudah bisa ngobrol, makan dan minum pun sudah bisa namun saat kemarin ngobrol hanya duduk saja dan besar kemungkinan untuk jalan pelan juga bisa" katanya.
Tak hanya itu, Asep juga berpesan bagi warga yang biasa mangkal atau ngojek agar selalu berhati-hati dan waspada setiap bawa penumpang karena berdasarkan cerita Pak Tiarudin (korban*) dari awal pesan dan nego harga gelagatnya agak beda" pungkasnya.
*(Dienz ).

Tidak ada komentar