Breaking News

Laka Kerja Berakibat 2 Pekerja Meninggal Dunia..!! Akibat Kebocoran Gas pada Bak Valve BLV-08-300-001 J embatan Sei Belumai

 






DELI SERDANG, RADARJAKARTA.NET— Jumat (27/5/2022) siang ±11.05 WIB, telah terjadi kecelakaan (laka) kerja di area Bak Valve Simpang Batang Kuis, dan Bak Valve Out Jembatan Sei 

Belumai, Jln Tebing Tinggi Tanjung Morawa, Deli Serdang, Medan, Sumut.


Akibat laka kerja, RS Grandmed Lubuk Pakam Deli Serdang nyatakan ke-2 pekerja meninggal dunia.


Kronologi bermula pada Jumat (27/5/2022, pukul 10.00 WIB, 2 (dua) Tim Bak Valve (6 pekerja) tiba di lokasi kebocoran Bak Valve LV-08-300-001. Tim melakukan penutupan valve pada Bak Valve Siantar Top, Bak Valve Simpang Batang Kuis, dan Bak Valve Out Jembatan Sei 

Belumai.


Tim Bak Valve menunggu gas venting sebelum melakukan perbaikan. 2 (dua) pekerja melakukan pengecekan kedalam bak valve dan langsung kembali keatas karena teridentifikasi kebocoran semakin 

besar. Posisi IP 1 (Sumadi/55 thn), yang menunggu di bibir Bak Valve BLV-08-300-00, mencoba lakukan pengecekan kembali.


Tim telah melarang IP 1 karena akan dilakukan pengukuran kandungan gas menggunakan Gas Detector terlebih dahulu, diduga masih ada akumulasi gas. Namun IP 1 tetap memaksa diri untuk turun.


IP 1 tetap turun dan sampai di pertengahan tangga, IP 1 teriak minta tolong. IP 2 (Risdiad Syahidin/47 thn), spontan ulurkan tangan untuk menolong IP 1, namun malah ikut tertarik jatuh ke dalam Bak Valve.



Rekan satu tim segera menghubungi GMC, OMM Area. P

ukul 11.07 WIB Tim menghubungi RS Grandmed dan pemadam kebakaran Deli Serdang serta pemadam kebakaran Kota Medan untuk

minta bantuan.


12.08 WIB ambulance dari RS Grandmed tiba dilokasi, 12.16 WIB pemadam kebakaran Deli Serdang tiba, tak berselang lama 12.20 WIB pemadam kebakaran Kota Medan juga datang. 

12.25 WIB proses evakuasi korban dilaksanakan. 12.50 WIB korban tiba di RS Grandmed. 


13.00 IP2 dinyatakan meninggal oleh RS Grandmed, sepuluh menit kemudian IP1 dinyatakan meninggal juga. Korban di nyatakan meninggal karena kekurangan oksigen dan keracunan gas.


Sumadi merupakan karyawan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, sedangkan Risdiad Syahidin adalah Tenaga Alih Daya dari PT Permata Karya Jasa, Sub Kontrak PT PGAS Solution.



(ES)

Tidak ada komentar