Gempa M 7,7 Flores Telan 38 Korban Jiwa, Satu Orang Masih Tertimbun di Reruntuhan
Radardjakartanews.com, Manggarai - NTT
Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Gempa terjadi sekitar pukul 05.58 WITA dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Berdasarkan pendataan sementara hingga Sabtu, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 79 orang terdampak. Dari jumlah tersebut, 38 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka, dan satu orang masih dilaporkan tertimbun.
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman mengatakan, seluruh personel dan sarana pendukung dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.
"Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR," ujar Fathur dalam keteranga tertulisnya.
Menurut dia, operasi pencarian dan pertolongan dilakukan bersama berbagai potensi SAR di Pulau Flores. Tim dikerahkan untuk memastikan korban yang masih membutuhkan pertolongan dapat segera dievakuasi.
"Kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman," katanya.
Fathur mengatakan, proses pendataan korban masih berlangsung dan terus dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Sebanyak 281 personel dilibatkan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Mereka berasal dari unsur TNI, KSOP, Polri, BPBD, Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah daerah, serta potensi SAR lainnya.
Personel ditempatkan di sejumlah lokasi terdampak untuk mempercepat pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.
Hingga Sabtu sore, operasi SAR masih berlangsung. Prioritas utama tim adalah mencari korban yang masih tertimbun sekaligus mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman.
Tim SAR Gabungan juga terus melakukan pemutakhiran data korban dan dampak gempa bersama pemerintah daerah.
(Fabianus)


Tidak ada komentar