Breaking News

Lebih Dekat dengan sang Nakhoda SMPN 3 Kota Makassar Kaswadi.

 



Makassar, Radar Jakarta News.com.

Jumlah SMP Negeri di Kota Makassar pada tahun ajaran 2025/2026 direncanakan bertambah menjadi sekitar 56 sekolah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana membuka setidaknya 7 (tujuh) SMP Negeri baru melalui mekanisme penggabungan (regrouping) untuk menampung lonjakan pendaftar.

Terlepas dari hal itu, Radar Makassar News.com, menemui Drs. Kaswadi selaku nakhoda di ruang pertemuan UPT SPF (Unit Pelaksana lTeknis Satuan Pendidikan Formal) mSMP Negeri 3, lpada Rabu (15/4/2026) sore, sesaat usai pertemuan rapat pengawas sekolah SMP Negeri.

Rapat tersebut berkaitan dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pengawas guru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Rapat tadi berkaitan dengan Tupoksi guru sebagai ASN, sebagai pendidik, bagaimana melakukan tugas sehari - hari di sekolah," kata Kaswadi, ketika di konfirmasi di ruang rapat tersebut.

Pria kelahiran 1968 tersebut menambahkan, jadi ada beberapa aturan - aturan yang tadi telah disampaikan oleh pengawas.

"Jadi tentunya perlu di implementasikan oleh semua guru;" kata Kaswadi.

Kemudian dari implementasi yang disampaikan itu, katanya, harapannya adalah peningkatan hasil belajar murid, peningkatan kompetensi guru.

"Itu harapannya, yang berimbas pada pada peningkatan hasil belajar siswa," terang Kaswadi.

Dikatakan, untuk apa juga kompetensi guru bagus, kalau hasilnya tidak berdampak pada siswa.

"Untuk apa juga kompetensi guru bagus, kalau hasilnya tidak berdampak pada siswa," tandasnya.

Untuk mengetahui hasilnya, lanjutnya, ada indikator bagaimana hasil belajar siswa. "Bagaimana hasil belajarnya itu yang pertama. Terus yang kedua, bagaimana perilaku setiap hari. Tentunya, perlu pendampingan dan pembinaan oleh guru sebagai pendamping," jelas pria murah senyum dan bersahaja ini.

Adapun, jumlah siswa di sekolah yang terletak di bilangan Jalan Baji Gau No.11, Kelurahan Mappakasunggu, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, sebanyak 1416 siswa, 

"Jumlah keseluruhan siswa di UPT SPF SMP Negeri 3 Makassar sebanyak 1416 siswa. Sementara, untuk tenaga pengajar dan tenaga kependidikan terdapat 94 orang, itu sudah termasuk kepala sekolah," katanya.

Di akhir bincang kami, ia menuturkan, setiap mata pelajaran beda kebutuhan gurunya.

Kenapa berbeda kebutuhan gurunya? Karena berbeda jumlah jam mengajarnya per minggu.

"Karena jumlah setiap mata pelajaran berbeda - beda. Contoh, guru agama tidak sama dengan kebutuhan guru bahasa Indonesia;" kuncinya.

Sebagai informasi, pengawas sekolah untuk SMP Negeri di Makassar bertugas melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi manajerial maupun akademik untuk memastikan standar nasional pendidikan terpenuhi.


Reporter: Andi Razak BW/redaksi.

Tidak ada komentar