SOCIAL IMPACT.ID PT Dampak Sosial Indonesia Penelitian DiDesa Kuala Tanjung Dan Kuala Indah Kab.Batu Bara
Batu Bara, radarjakartanews.com
Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT) di Batu Bara, Sumatera Utara, adalah proyek strategis nasional seluas 2.500-3.000 Ha yang terintegrasi dengan pelabuhan hub internasional, menargetkan 110.000 tenaga kerja. Fokus industri meliputi sawit, aluminium, besi baja, dan karet, dengan target menjadi kawasan industri terintegrasi (integrated urban area) pada 2040–2050.
Social impact.id (PT Dampak Sosial Indonesia) adalah perusahaan konsultan manajemen yang fokus pada keberlanjutan, CSR, ESG, dan pengembangan komunitas, dengan tujuan menciptakan dampak positif dan terukur bagi masyarakat.
Bertujuan menyediakan layanan pengukuran dampak (impact measurement), analisis, dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
SOCIAL IMPACT.ID PT.Dampak Sosial Indonesia beralamat lokasi di Bekasi Jawa Bara, atas nama Direktur Rio Zakarias Widyandaru menerbitkan surat tugas kepada Azizah Nur Aulia dan Fawzia Ramadhani untuk melakukan penelitian Sosial, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan serta identifikasi kebutuhan masyarakat, di Desa Kuala Tanjung dan Desa Kuala Indah, Kecamatan Seisuka, Kabupaten Batu Bara- Provinsi Sumatera Utara.
Kepada awak media, Azizah Nur Aulia bersama Fawzia Ramadhani, di aula Kantor Desa Kuala Indah, Jum'at (30/01/2026) mengatakan: Tujuan penelitian adalah untuk melihat secara nyata keadaan kondisi masyarakat yang berdampingan dengan kawasan industri, penelitian dilakukan hanya didua Desa yaitu Desa Kuala Tanjung dan Desa Kuala Indah dengan masa waktu penelitian 28 Januari sampai dengan 03 Februari 2026.
Surat tugas disampaikan melalui Desa masing-masing untuk meminta izin kepada Kepala desa atau pemerintah desa termasuk mendapatkan informasi dan fakta data tentang jumlah penduduk, pekerjaan, kelompok, UMKM, kesehatan masyarakat, lingkungan serta jumlah dusun dan nama dusun.
Nantinya hasil dari penelitian akan menjadikan karya buku bagian bacaan untuk masyarakat dan informasi masukan bagi Pemerintah, sebutnya. Salam Pranata

Tidak ada komentar