Wakil Bupati Pandeglang Takziah dan Salatkan Jenazah Ketua DPC BPPKB H. Anang Suhendi bin H. Abdul Kasim
Pandeglang | Radar Jakarta
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi menghadiri takziah sekaligus menunaikan salat jenazah almarhum H. Anang Suhendi bin H. Abdul Kasim, Ketua DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Kabupaten Pandeglang, yang wafat pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, di usia 58 tahun.
Salat jenazah dilaksanakan pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB di Masjid Jami Attaqwa, Kampung Mandalawangi, dan dihadiri oleh keluarga besar almarhum, jajaran pengurus serta anggota BPPKB, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.
Kehadiran Wakil Bupati Pandeglang menjadi bentuk penghormatan serta ungkapan belasungkawa Pemerintah Kabupaten Pandeglang atas wafatnya tokoh organisasi kemasyarakatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi menyampaikan duka cita mendalam.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum H. Anang Suhendi bin H. Abdul Kasim. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Iing.
Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif, tegas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Di bawah kepemimpinannya, DPC BPPKB Pandeglang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, menjaga soliditas organisasi, serta berperan dalam menciptakan kondusivitas wilayah.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota BPPKB Pandeglang. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga aktivis organisasi kemasyarakatan.
Hingga berita ini diturunkan, suasana duka masih menyelimuti rumah almarhum. Pihak keluarga memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
*(wan’Dienz).


Tidak ada komentar