Breaking News

Paparkan SIGAP di Forum Kanwil, Kalapas Tabanan Perkuat Komitmen Zero Halinar



Tabanan, RM

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, Basuki Raharjo, memaparkan inovasi Sistem Inventarisasi Gadget Pegawai (SIGAP) dalam kegiatan diskusi inovasi yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali di Aula Kanwil Ditjenpas Bali, Selasa (01/09). Inovasi tersebut menjadi salah satu langkah Lapas Tabanan dalam mendukung penguatan keamanan serta mewujudkan target Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar).


Forum yang diikuti seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Bali tersebut menjadi wadah berbagi praktik baik dan inovasi yang telah diterapkan di masing-masing satuan kerja. Pada kesempatan tersebut, Lapas Tabanan memperkenalkan SIGAP sebagai instrumen pengawasan yang berfokus pada pencatatan dan pengelolaan perangkat komunikasi milik pegawai secara sistematis.


Basuki Raharjo menjelaskan bahwa SIGAP lahir dari kebutuhan akan sistem pengawasan yang lebih terukur dan terdokumentasi. Melalui inovasi tersebut, setiap perangkat komunikasi milik pegawai dapat tercatat dengan baik sehingga memudahkan proses pengendalian dan pengawasan di lingkungan kerja.


“SIGAP kami bangun sebagai instrumen pengawasan digital yang mampu mengelola dan mendokumentasikan data perangkat komunikasi milik pegawai secara sistematis. Melalui inovasi ini kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban, efisiensi operasional, akurasi data, kedisiplinan pegawai, serta mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas,” jelas Basuki.


Menurut Basuki, penguatan pengawasan terhadap perangkat komunikasi menjadi salah satu langkah preventif yang penting dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan. Selain itu, inovasi tersebut juga mendukung implementasi berbagai program penguatan integritas yang saat ini terus didorong oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.


Melalui forum berbagi inovasi tersebut, Lapas Tabanan berharap SIGAP dapat menjadi salah satu praktik baik yang terus dikembangkan dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tertib, dan profesional. Inovasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Tabanan dalam memperkuat pengawasan internal serta mendukung terwujudnya target Zero Halinar di lingkungan Pemasyarakatan.


Kontributor: Humas Lapas Tabanan.lp

Tidak ada komentar