Breaking News

950 Dapur MBG Terancam Ditutup Permanen, BGN Temukan Dugaan Tak Penuhi Standar Higiene dan Sanitasi.

 


Jakarta, Radar Jakarta News.com.

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 950 dapur kini masuk dalam daftar yang dicurigai belum memenuhi Standar Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), sehingga terancam dikenai sanksi tegas hingga penutupan permanen.

BGN memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus 2026 bagi seluruh dapur yang belum melengkapi persyaratan higiene dan sanitasi.

Saat ini, proses verifikasi masih terus dilakukan untuk memastikan kelayakan operasional masing - masing dapur.

Kepala BGN, Sudaryono, mengungkapkan bahwa ratusan dapur tersebut diduga memiliki permasalahan serius terkait aspek kebersihan dan sanitasi yang berpotensi membahayakan penerima manfaat program MBG.

"Sampai sejauh ini, kami mendapatkan laporan ada 950 dapur yang kami curigai kemungkinan besar tidak layak sanitasi dan higienis yang akan kami umumkan di kemudian hari," kata Sudaryono yang akrab disapa mas Dar, pada Jumat (7/8/2026).

Mantan Asisten pribadi (Aspri) Prabowo Subianto ini menegaskan, BGN tidak akan memberikan toleransi terhadap dapur yang terbukti mengabaikan standar keamanan pangan.

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya para penerima manfaat MBG, menjadi prioritas utama pemerintah.

"Akan kami tutup secara permanen, ini membahayakan kesehatan dan nyawa dari penerima manfaat kita," tegas Sudaryono.

Langkah tegas tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memastikan seluruh dapur MBG beroperasi sesuai standar nasional, sehingga makanan yang disajikan aman, higienis, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.


Profil Kepala BGN:

Nama: Dr. Sudaryono, B. Eng., M.M., MBA.

Lahir: Grobogan, Jawa Tengah, 23 Januari 1985.

Pendidikan: SMA Taruna Nusantara (lulus sebagai siswa terbaik 2003).

S1Teknik Mesin di Nasional Defense Academy of Japan (beasiswa, lulus 2009).

Magister Manajemen (MM) dan MBA.

Doktor (S3) Manajemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) University.

Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng).


Asosiasi dan Organisasi:

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Ketua Umum Tani Merdeka (TMI).

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Mantan Asisten pribadi (Aspri) Prabowo Subianto.


Perjalanan Jabatan Publik:

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) menjabat sejak Juli 2024 hingga Juli 2026 di bawah pemerintahan Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Untuk diketahui, Sudaryono, ditunjuk dan dilantik defenitif tanpa merangkap jabatan pada Juli 2026 untuk mengawal program strategis MBG.

Ia berasal dari keluarga petani sederhana di Dusun Mangunrejo, Grobogan, Jateng.


Reporter: Andi Razak BW/redaksi.

Tidak ada komentar