Breaking News

Kades Janaka Kecamatan Jiput Belum Realisasikan Dua Proyek Paving Block


Pandeglang, RJ

Beredar informasi di tengah masyarakat soal adanya isu Kepala Desa Janaka Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten belum merealisasikan 2 (dua) titik lokasi pembangunan jalan lingkungan yang dianggarkan dari dana desa Tahun Anggaran 2024 dan Tahun 2025.


"Ada dua program pembangunan yang belum direalisasikan oleh Kepala Desa Janaka, yaitu pembangunan jalan lingkungan di Kampung Gempol dan di Kampung Kadu Jami yang direncanakan menggunakan paving block akan tetapi soal volume dan nominal anggarannya saya tidak mengetahui secara pasti" ungkap sumber sebut saja Didin (nama disamarkan) ke awak media ini, Rabu (14/1/26). 


Didin berharap agar pembangunan segera diselesaikan lantaran sudah berganti tahun supaya roda pemerintahan berjalan lancar tanpa kendala untuk kedepannya. 

Selain itu, saya meminta agar tidak adanya rangkap jabatan (double job) termasuk kepada para BPD agar menjalankan perannya sebagai pengawas di pemerintahan desa jangan sampai ada pembiaran masalah, atau kekosongan jabatan perangkat desa maupun perangkat desa yang jarang ngantor harus diawasi termasuk proyek pembangunan yang belum dikerjakan" katanya.


Terpisah, Tb Dedi Jumhadi Sekertaris Desa Janaka tidak menampik adanya pembangunan jalan yang belum direalisasikan. 


"Memang benar ada pekerjaan yang terbengkalai akibat Kepala Desa Janaka belum merealisasikan 2 (dua) titik lokasi jalan lingkungan yang direncanakan menggunakan paving block, yaitu di Kampung Kadu Jami dari dana desa tahun 2024 sebesar Rp 50 Juta yang sama sekali tidak ada bahan materialnya, sedangkan untuk lokasi yang kedua yaitu di Kampung Gempol, sudah ada sedikit batu belah untuk lapisan pengerasan tetapi untuk paving block dan kanstin belum ada dengan panjang 70 meter dan lebar 3 meter dengan anggaran Rp. 66.792.000,- yang bersumber dari dana desa tahap 2 tahun 2025" Jelas Dedi di temani Jaimin Kasi Pelayanan Desa Janaka. 


Sementara Ade Anhari Kepala Desa Janaka saat hendak dikonfirmasi di Kantor Desa Janaka sedang tidak ada dan dihubungi melalui telepon genggam tak merespon.


 *(Wan,Dienz).

Tidak ada komentar