Breaking News

Panggung Seni Budaya Nusantara 2022 Kota Dumai, Paisal: Selenggarakan Setiap Tahun

 





DUMAI, —

 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai selenggarakan "Panggung Seni Budaya Nusantara 2022", Sabtu (3/12/2022) malam, di Taman Bukit Gelanggang.


Kegiatan menampilkan beragam seni budaya 17 suku yang mendiami Kota Dumai. Ke 17 suku tersebut tergabung dalam "Forum Pembauran Kebangsaan-Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai/17 Suku" (FPK-LKKMD/17 Suku), di pimpin Ketua Harian nya Abdul Rahim, SE.


Panggung Seni Budaya dihadiri Walikota H Paisal, SKM., MARS., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yusmanidar, S.Sos., M.Si., Sekda H Indra Gunawan SIP., M.Si., Asisten 1, 2 dan 3 serta Staff Ahli 1, 2 dan 3, Ketua LAMR-Dumai diwakili, Kepala/Pimpinan OPD, Forkopimda, Camat dan Lurah se-Kota Dumai, Ketua Dewan Pendidikan Kota Dumai, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD), Ketua FPK-LKKMD/17 Suku Abdul Rahim, SE., Ketua DMDI Dumai, Para Ketua Etnis/Suku 17 Suku, Para Kepala Sekolah SMP, SMA dan SMK se-Kota Dumai serta masyarakat Dumai yang antusias menyaksikan pentas seni budaya.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yusmanidar sampaikan laporannya terkait acara. Mulai dari Dasar Hukum, Maksud dan Tujuan, Pengisi Acara dan sumber anggaran.


Panggung Seni Budaya Nusantara diadakan berdasar Pasal 32 Ayat (1) UUD 1945, UU No: 5 Tahun 2017, Tentang Pemajuan Budaya dan SK Panitia No: 235/DISDIKBUD/2022, tanggal 07 November 2022.


Maksud kegiatan adalah untuk melestarikan seni budaya mempererat pembauran antar suku, agar fanatisme kesukuan tidak memicu konflik. Pembauran adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai Ras, Suku dan Etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia, tanpa harus menghilangkan identitas Ras, Suku dan Etnis yang ada dalam kerangka NKRI yang mana, di Kota Dumai pembauran masyarakat ini melahirkan suatu perkumpulan, dengan nama "Forum Pembauran Kebangsaan-Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai/17 Suku" (FPK-LKKMD/17 Suku).


Tujuan kegiatan adalah, sebagai media hiburan, sekaligus memperkenalkan kepada wisatawan yang datang ke Dumai, disamping untuk merangsang pertumbuhan ekonomi/industri pariwisata, karena dapat memicu pertumbuhan ekonomi, terlebih dapat mendorong menciptakan lapangan pekerjaan.


Pengisi acara panggung Seni Budaya antara lain; tarian etnis Tionghoa Kota Dumai, masing-masing suku maupun sanggar, berupa atraksi Kompang, Reog Ponorogo, Barongsai, Lompat Batu Suku Nias dan Celoteh Anak. Koreografi diisi 60 pelajar SMP, SMA dan SMK se-Kota Dumai.


Pemusik pengiring berasal dari seniman dan budayawan handal Kota Dumai yang telah mengharumkan nama Kota Dumai, di tingkat kota dan provinsi, dibawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.


"Sumber anggaran acara berasal dari APBD Perubahan Tahun 2022 Kota Dumai," tutup Kadis Idar, biasa di sapa.


Walikota Paisal menyambut baik kegiatan panggung Seni Budaya Nusantara. "Salut buat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memotori acara. Saya menginginkan acara seperti ini agar diselenggarakan setiap tahun," pesan Paisal.


Di pertengahan acara, salah satu outlet parfum isi ulang di Kota Dumai, yaitu Villa Parfum,  serahkan cenderamata berupa parfum original kepada Walikota Paisal, Sekda Indra Gunawan dan Kadis Yusmanidar.


"Kami mulai latihan sejak awal November 2022 dan hanya 14 kali pertemuan sebelum tampil malam ini," ucap Koreografer Alfalah kepada Jurnalis, usai acara.


(ES)

Tidak ada komentar