Breaking News

Tak sadar saat tidur Gudang penyalur BBM dan rumahnya ludes di lalap api

 





LABUHANBATU - radarjakartanet.com

Rumah dan gudang warga Panai hilir Kebakaran  hingga  melanda 1 unit rumah yang juga sebuah gudang diDusun II Desa Sei Sanggul, Kec. Panai Hilir, Kab. Labuhanbatu, Minggu (22/5/2022) sekira pukul 23.30 wib.


.Akibatnya,  korban bencana kebakaran kehilangan  4 unit sepeda motor habis terbakar, berikut 2 unit betor ludes terbakar, serta perabot rumah dan pakain habis terbakar dengan beserta rumah.

Lain pihak ,Kapolsek Panai Hilir, AKP H.M Ssibarani bersama Aiptu M. Siregar selaku Kanit Prov Polsek Panai Hilir bersama anggota dan petugas pemadam kebakaran dari Panai tengah, perangkat Desa sei sanggul dan masyarakat lainnya, turut turun langsung ke lokasi kejadian.

Kapolsek Panai hilir menjelaskan ,Korban Ridwan Harahap alias Iwan Putih (56) diketahui sebagai penjual atau penyalur BBM/Wiraswasta (LSM)," ujar Kapolsek, Senin (23/5/2022).Menurut Kapolsek, peristiwa ini berawal saat anak korban melihat api dari gudang minyak yang ada di halaman depan rumahnya sudah menyala dan membesar.

"Kemudian anak korban membanguni orangtuanya dan semua saudaranya yang sedang tertidur di dalam rumah. Setelah korban dan istri korban anak anaknya melihat api dari depan rumah sudah membesar, mereka bergegas keluar dari belakang rumahnya untuk menyelamatkan diri," sebutnya.Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sebesar Rp. 350 juta, sedangkan untuk korban jiwa nihil.

Hingga  saat ini  masih dilakukan penyelidikan terkait penyulut api, sehingga gudang tempat korban menyimpan minyak solar dan minyak pertalite dapat hidup dan membakar rumah korban dan menghanguskan seluruh isi rumah korban.Dari olah TKP yang dilakukan, sumber api berasal dari gudang lalu merambat ke rumah korban.

"Ketika api menyala, korban bersama keluarga tidak mengetahui dari mana api tersebut bisa hidup dari gudang minyak korban, hingga membakar rumah," tandasnya.

Di TKP, Kapolsek juga memberi semangat dan mengingatkan masyarakat yang membantu memadamkan api agar jangan sampai terluka ataupun menjadi korban imbuh nya. (A.lubis)

Tidak ada komentar